Jumat, 28 November 2014

KUMPULAN PUISI SOSIAL

TAK SEHARUSNYA


Salah sikap tapi tak nyaman
Ciptakan suasana membosankan
Ingin ku lari dari situasi ini
Berhenti dan mengakhiri

Aku lelah seakan jalan tak searah
Tak inginkan marah atau rangkaian amarah
Tapi ku mulai tak nyaman
Ku takut salah sikap dan ciptakan luka

Karena kau masih sama
Berpura merendah dan akhirnya merendahkan
Berpura bodoh dan akhirnya membodohkan
Aku tak mengerti dan tak akan mencoba pahami

Berharap bisa sembunyi dalam kepalsuan
Atau pergi meninggalkan keadaan
Menjauh melindungi rasa dihati
Bukan hanya hati ini tapi juga hati semua

Atau aku tetap akan berada di sini
Diam membisu dan menyibukkan diri
Berusaha menghindari berkata tak enak
Atau bersikap seadanya agar tampak biasa

Tak seharusnya rasa dan cuaca berubah
Hati ini dalam tak tampak
Dan tak perlu ditampakkan
Iya bukan?

Kamis, 27 November 2014

KUMPULAN PUISI SOSIAL

BUKAN BERUSAHA MENGOBATI


Bukan hanya jalannya waktu yang sama
Setiap detik jantung inipun masih terasa sama
Mencoba menghindar agar tak terluka kata
Tampak layaknya pengecut lari dari lawan
Bukan lawan tapi kawan yang tak harus dilawan
Berlari dan berusaha bersembunyi seakan dunia sunyi
Satu kenyataan suasana tak sunyi tapi sekarang aku sendiri
Mencari keping hati bukan berusaha mengobati
Hanya enggan menyakiti dan terluka karena disakiti
Tak mencoba medan perang dan bersembunyi
Pada zona aman yang nyaman dan tak nyaman
Ingin rasa ikut berpetualang dan berperang
Tapi hati enggan merasa sakit terluka

PUISI KARAKTER

2 SIFAT YANG TAK SAMA


Bukanlah mahluk yang tercipta dengan sempurna
Butuh kekurangan dan kelebihan
Mencari kesenangan yang lukiskan kenangan
Menghapus luka dengan usaha tawa

Dua sifat yang tak akan pernah sama
Dua sifat tak sama yang berbeda
Ciptakan luka dan goresan tawa
Pedih dan kadang torehkan bahagia

Satu sifat suka dengan menuntut
Lupa akan tak nyaman dituntut
Satu sifat mengungkit dan berhitung jasa
Tapi lupa caranya balas jasa

Mungkin diantara kedua itu aku lebih parah
Hancur dan berantakan tak terkira
Dua sifat sama
Tak mampu dan tak akan ku coba jadi sama

Dan ketika penuntut mencoba memanfaatkan
Hingga ukir rasa tak nyaman lingkungan
Sedang pengungkit mencoba menghitung pemanfaatan
Tak sama Dua sifat yang berbeda

Dan entah berada diantara mereka adalah jalan ku
Tak ciptakan nyaman bahkan wujudkan kecewa
Itulah seninya belajar dari mereka
Berharap akan jadi lebih  baik lagi dan lagi

KUMPULAN PUISI SOSIAL

AKU SEMAKIN TAK MENGERTI


Berputar tuk berpikir dan mengulang
Tuk mencari dan mencoba pahami
Belajar diam atau lebih keras
Berkata atau berusaha membisu

Aku masih dan masih saja aku
Mencoba, memulai dan tak mampu
Putar waktu atau sejenak berhenti
Aku semakin tak mengerti

Diam kau terus menjadi
Berlagak mengerti dan melebihi
Nyatanya saya juga tau hal itu
Kaget? masa si? Dengan nada tak percaya

Aku semakin tak mengerti
Hingga detik ku tulis ini aku tak pahami
Apa mau dirimu, rendahan kami?
Agar kau merasa mampu dan hebat

Berhenti! Aku harus berhenti
Diam! Dan belajarlah membisu
Anggap aku tak tau dan bodoh
Dengan itu dunia tak berhenti

KUMPULAN PUISI KARAKTER

ENTAH


Apa harus dikata dan ditindak
Aku tak mengerti sungguh tidak
Entah tapi ini berputar dalam benak
Tentang waktu yang tak berjarak

Nyatanya tak sanggup berbuat
Bukan besi yang akan berkarat
Dan bukanlah detik yang tak akurat
Entah itu apa, kuharap itu manfaat

Tak mampu tak berarti benci
Tak sanggup tak lantas iri
Entah kuharap itu baiknya hati
Bukanlah benci dan iri yang tak berarti

Bukan kehendak diri mengekang
Dalam sempitnya ruang
Entah kuharap bukan kerasnya karang
Atau lapuknya dahan yang kan tumbang

Semoga bentuk baiknya hati
Bukan hal yang takan berarti
Bukan hal yang membuat ku benci
Bukan maksud menahan tapi melepas diri





Minggu, 16 November 2014

KUMPULAN PUISI SOSIAL


TAMPAK


Akan ada hal yang sama terjadi
Walau beda kondisi dan lain situasi
Terlupa haruslah biasa dihadapi
Dan itu harap dibiasakan pada diri

     Formalitas itu penghargaan sementara
     Seakan diri tak terlupa kata
     Nyatanya sama aku tak tersisa
     Sayang masih tampak nyatanya

Terima kasih tuk basa basi
Walau tertebak diri ini
Kecewa yang berlabuh dasar hati
Semoga kan segara terhapus mimpi

     Lupa tadi pagi telah ku tancap luka
     Tak pantas ku beramarah dan berkata
     Luka dan kecewa itu kau tunjukan sempurna
     Maaf diri ini terlalu biasa dan bukan boneka

STORY MY WORD

TUGASKU Tugasku hanya berbuat sebaik mungkin. Jika caa dan hasilnya tak memuaskan dan salah di mata orang lain, aku bisa apa? Aku buk...