Kamis, 01 November 2018

STORY MY WORD

WALAU


"Mungkin, kita diciptakan untuk saling mengenal. Lalu bertukar kata, hingga ujungnya terdiam. Kita juga ditakdirkan untuk saling diam, walau di titikku bertanya kabar tentangmu. Lalu, dititik aku merasa rindu walau akhirnya aku hanya mampu menghindarimu"

  Apa kabar kamu?
  Aku tahu, kau masih baik-baik saja bahkan lebih baik dari kondisiku. Terutama kondisi fisikku. Kau juga masih terlihat bugar, walau tak kutemui sudut wajahmu.
   Maafkan aku...
   Ku mohon, maafkan aku yang selalu menghindar darimu. Aku tak tahu, tapi aku tak mampu bertatap mata denganmu. Aku hanya takut. Bukan, bukan, aku tidak takut cinta kembali menjatuhkanku atas namamu. Tapi, aku takut luka yang bersal dari harap. Itu perih...
   Maafkan aku hati...
   Aku tak mungkin berjuang memenangkanmu, jika akhirnya terluka jelas lebih nyata terlihat akan ada.
   Maka dari itu, aku membiarkan semua berjalan sesuai dengan pemikiranku. Menghindarimu, Menganggap seakan tak pernah ada kamu. Dan membiarkan aku jadi buruk dianggapanmu.
   Hey, aku memang buruk. Iya, kau pasti lebih paham tingkat keburukanku. Udah ga cantik, tapi sok jual mahal, sombong, jutek, galak, cerewet, bawel, dan banyak lagi. Bukan tipikel cewek idaman yah?
   Galacy yang kau punya jauh lebih indah, menawarkan lbih banyak warna-warni mimpi tentang idaman. Aku percaya, aku tertinggal banyak dari mereka. Dan aku tak akan berusaha menjadi mereka.
   Kelak, akan aku ceritakan kau pada anak keturunanku. Seorang mahluk Allah yang biasa saja untukku mampu membuatku begitu terinspirasi. Membuat banyak kata berjajar di kertas putih.
   Kau hebat dan aku menyebalkan. Pasti akan sangat mengesalkan mengenai sosokku. Ada ketika membutuhkan dan pergi dengan caci yang seharusnya tidak dilontarkan. Lebih dari itu, aku membosankan bukan?
   Percayalah, aku mampu merindukanmu. Memikul rindu yang tak ringan ini. Tapi untuk menemuimu? aku lebih suka mencari cara untuk menghindarimu. Lebih dari itu, aku juga lebih suka mencari kabarmu dengan caraku bukan bertanya langsung padamu. Karena kau tahu, aku benci terkoneksi denganmu. Sangat benci, karena terluka tersebab kecewa atau menyesal.

STORY MY WORD

TUGASKU Tugasku hanya berbuat sebaik mungkin. Jika caa dan hasilnya tak memuaskan dan salah di mata orang lain, aku bisa apa? Aku buk...