Minggu, 28 Oktober 2018

STORY MY WORD

SEMANGAT BERJUANG


"Disebuah titik yang jauh dan panjang. Jangan lihat aku kebelakang. Aku sudah tak ada disana lagi. Aku sekarang berada pada titik dimana aku baik-baik saja. Bersama titik mereka, berbondong-bondong beruang. Bersama sebagain mereka berjalan menuju arah yang kami perjuangkan. Dan dari titik yang mampu melihat kau berjuang"

Kamu hebat, kamu masih sanggup menginspirasiku. Walau awalnya inspirasiku sekelompok mereka.
Semangat beruang Alienku, Berjuang untuk tujuan yang harus kau capai. Berjuang untuk urusan yang harus kau selesaikan.
Definisi berjuang untukku masih sangat luas. Yah, yah, yah berjuang dalam wujud apapun itu. Sebagain mereka beruang untuk apa yang mereka tuju. Sebagian mereka yang lain berjuang mempertahankan apa yang mereka miliki.
Ah berjuang itu terlalu luas. Intinya berkorban dan terkadang harus mengorbankan seseorang. Berkorban dalam dimensi berjuang.
Pada sebagian mereka berjuang untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Tapi, lupa mempertahankan kelangsungan image mereka pada sebagain lain.
Ok, jika pada titik ini mampu berkorban. Tapi, pada titik lain tidak ada kata berkorban. Malah seakan boros mengeluarkan apa yang dipertahankan. Demi penampilan!!!
Sebagain mereka pada titik ini juga lupa kalau masih ada yang dikorbankan lebih sadis. jangan ditanya, aku tidak membuat session tanya jawab yah. Entah, mungkin berjuang agar merasa memiliki derajat yang sama hingga terus mengorbankan sebagian yagn lain. Padahal, kalau berhitung tentang prioritas? jelas itu tidak perlu diprioritaskan. ayolah. Kenapa mampu memprioritaskan kebutuhan dan pengeluaran?
Semangat berjuang untukmu sebagian dari mereka. Semoga usahamu tak mengorbankan korban lain.
Sebagain yang lain, berjuang menuju tujuan yang mereka tuju. berjuang dan mengorbankan waktu luang dan waktu senggang. Berusaha berlari menuju jalan yang dituju. untukku terlihat telat, tapi aku pastikan untuk mereka itu adalah waktu yang paling tepat yang pernah ada.
Dan alienku yang masih setia menjadi inspirator sederhanaku. Kau luar biasa dengan cara yang kau pamerkan. Tak perlu kau tahu, kemarin terbesit rasa rindu untukmu. Yah Sang Pencipta selalu punya cara agar aku menyelesaikan rinduku. Dan seharusnya kau selalu paham kalau aku punya cara untuk menghindari sapa denganmu.
Jadi, bolehkah aku memanggilmu Alienku? Asing untuk di Bumi dipertanyakan keberadaannya dan mengancam keberlangsungan hidup bumi.
"Kau dan aku diciptakan di dunia ini untuk saling mengenal, membisu"
Semangat juang alienku, aku tahu kau akan baik-baik saja. Jadi, aku tak perlu mengkhawatirkanmu, Walau, aku lebih suka mengkhawatirkanmu dibanding khawatir dengan diriku sendiri.

Kamis, 25 Oktober 2018

STORY OF MY WORD

SEMANGAT BERJUANG


Jalan panjang yang terkisah luas. Aku berhenti pada titik sudut datar yang begitu melelahkan. Menemukan kawanan mereka pada titik itu. Dan menemukanmu pada titik lain. Semangat berjuang semoga Allah senantiasa melancarkan urusan dan segala kisah hidup tentangmu.


Akhir kisah kuliah, akhir dari kisah aku dan kamu bukan? jelas pada galaxy lain kita ga akan pernah bertemu lagi. Memandang dari jarak cm itu ga akan terkisah lagi. Mencarimu di titik itu juga tak akan lagi ku lakukan. Lalu menunggumu pada titik favoritku? sudahlah itu pekerjaan adik tingkat, bukan untuk menunggumu tapi untuk menunggu seseorang yang lain.

Kamis, 18 Oktober 2018

STORY OF MY WORD

CELENGAN LELAH

"Jangan tanya rindu itu apa dek? aku tak pernah mampu mendefinisikannya. Jangan tanya rindu itu seberat apa dek! Aku tak punya Om Dilan yang mampu menanggungnya"


Bukan itu yang ingin aku tulis. Bukan tentang kisahmu dek. Bukan tentang rindu yang ku emban dek, bukan itu.
Jangan tanya apa yang ingin aku lakukan dek! jangan tanya. Aku hanya ingin marah dengan keadaan dan ingin menangisi semua kesalahan yang seakan aku yang berporos. Ah, dunia terlalu mengerikan untuk diceritakan. Terlalu banyak drama dalam kisah yang memilukan. Perkara manusia bertopeng itu mengesalkan.
Ah tidak, aku masih punya pelarian yang indah. Tempat bersandar dari segala lelah. Bukan tapi tempat melepas penat yang kian menumpuk. Jadi yang menumpuk itu celengan rindu atau celengan lelah?
Bayangkan jika semua terungkap? ah apa peduliku. aku bukan satu-satunya orang yang berjuang peduli. Aku hanya ingin berbuat jadi baik. Perkara kau bagaiman aku tak pernah ingin peduli. Jadi, baiknya aku juga berhenti memperdulikan lingkungan yang tak memperdulikanku.
Mari membuat rencana A, B, dan C untuk kembali ke zona nyaman. Tempat dimana malaikat tak bersayapku duduk tenang berharap duniaku baik-baik saja.

STORY MY WORD

TUGASKU Tugasku hanya berbuat sebaik mungkin. Jika caa dan hasilnya tak memuaskan dan salah di mata orang lain, aku bisa apa? Aku buk...