SEMANGAT BERJUANG
"Disebuah titik yang jauh dan panjang. Jangan lihat aku kebelakang. Aku sudah tak ada disana lagi. Aku sekarang berada pada titik dimana aku baik-baik saja. Bersama titik mereka, berbondong-bondong beruang. Bersama sebagain mereka berjalan menuju arah yang kami perjuangkan. Dan dari titik yang mampu melihat kau berjuang"
Kamu hebat, kamu masih sanggup menginspirasiku. Walau awalnya inspirasiku sekelompok mereka.
Semangat beruang Alienku, Berjuang untuk tujuan yang harus kau capai. Berjuang untuk urusan yang harus kau selesaikan.
Definisi berjuang untukku masih sangat luas. Yah, yah, yah berjuang dalam wujud apapun itu. Sebagain mereka beruang untuk apa yang mereka tuju. Sebagian mereka yang lain berjuang mempertahankan apa yang mereka miliki.
Ah berjuang itu terlalu luas. Intinya berkorban dan terkadang harus mengorbankan seseorang. Berkorban dalam dimensi berjuang.
Pada sebagian mereka berjuang untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Tapi, lupa mempertahankan kelangsungan image mereka pada sebagain lain.
Ok, jika pada titik ini mampu berkorban. Tapi, pada titik lain tidak ada kata berkorban. Malah seakan boros mengeluarkan apa yang dipertahankan. Demi penampilan!!!
Sebagain mereka pada titik ini juga lupa kalau masih ada yang dikorbankan lebih sadis. jangan ditanya, aku tidak membuat session tanya jawab yah. Entah, mungkin berjuang agar merasa memiliki derajat yang sama hingga terus mengorbankan sebagian yagn lain. Padahal, kalau berhitung tentang prioritas? jelas itu tidak perlu diprioritaskan. ayolah. Kenapa mampu memprioritaskan kebutuhan dan pengeluaran?
Semangat berjuang untukmu sebagian dari mereka. Semoga usahamu tak mengorbankan korban lain.
Sebagain yang lain, berjuang menuju tujuan yang mereka tuju. berjuang dan mengorbankan waktu luang dan waktu senggang. Berusaha berlari menuju jalan yang dituju. untukku terlihat telat, tapi aku pastikan untuk mereka itu adalah waktu yang paling tepat yang pernah ada.
Dan alienku yang masih setia menjadi inspirator sederhanaku. Kau luar biasa dengan cara yang kau pamerkan. Tak perlu kau tahu, kemarin terbesit rasa rindu untukmu. Yah Sang Pencipta selalu punya cara agar aku menyelesaikan rinduku. Dan seharusnya kau selalu paham kalau aku punya cara untuk menghindari sapa denganmu.
Jadi, bolehkah aku memanggilmu Alienku? Asing untuk di Bumi dipertanyakan keberadaannya dan mengancam keberlangsungan hidup bumi.
"Kau dan aku diciptakan di dunia ini untuk saling mengenal, membisu"
Semangat juang alienku, aku tahu kau akan baik-baik saja. Jadi, aku tak perlu mengkhawatirkanmu, Walau, aku lebih suka mengkhawatirkanmu dibanding khawatir dengan diriku sendiri.