Jumat, 24 Juli 2020

STORY MY WORD


MASALAH

"Mungkin ada baiknya meminta dikuatkan, dimudahkan, dan dilancarkan. Tak lupa belajar tentang ikhlas, berusaha memupuk sabar, dan terus berbuat baik dengan tak lupa berdoa."


Dulu waktu kecil saat nonton sinetron, aku berfikir kenapa tokoh protagonis atau antagonis hidupnya cuma masalah? Baru saja bahagia datang masalah lainnya. Selesai satu masalah, datang masalah baru. Atau bahkan bertubi-tubi datangnya. Aku kira itu agar sinetronnya banyak episode atau agar banyak yang menonton. Dan semakin tahun umurku bertambah, saat aku kenal dengan novel aku berfikir masalah yang selalu muncul bertub-tubi itu karena penulis ceritanya memang hebat dan diotaknya banyak inspirasi.
Hari ini, saat usiaku seperempat abad. Aku sadar, yah hidup memang seperti itu. masalah datang bertubi-tubi tanpa tahu cara menghentikannya. Kadang terselesaikan, tak jarang terlewatkan karena terlupakan. Atau ditelan masalah yang lebih besar.
Jalan keluarnya? Hadapi saja, proses pendewasaan. Kita ada diposisi ini untuk belajar bahwa suatu hari nanti kita akan berterimakasih kepada hari ini. Karena materi dan praktik pembelajarannya atau bahkan karena kita diselamatkan dari takdir yang lebih tidak baik dari yang akan dijalani suatu hari nanti.
Mungkin sekarang baiknya mulai menghimpun kekuatan. Berusaha mengumpulkan sabar. Belajar tentang ikhlas. Dan menggantungkan segala harap pada pemilik takdir.
Mandiri, berusaha untuk melakukan segal sesuatunya sendiri. Karena diri sendiri saja masih bisa melakukan kesalahan. Apalagi orang lain. Yang paling tulus, paling baik ke diri sendiri itu diri sendiri bukan orang lain.
PR besarnya adalah bagaimana hanya mengeluh dan membagi setiap masalah hanya pada Allah tidak pada orang lain? Kita tidak tahu takdir mana yang selanjutnya akan kita hadapi akan kita jalani. Dan orang-orang mana yang akan mendampingi atau meninggalkan.
Tapi, sebuah hasil akhir dari penelitian tak akan ada tanpa rumusan masalah bukan? Kesimpulan tak akan pernah ditemukan tanpa adanya sebuah masalah. Kita akan diam di satu titik tanpa adanya masalah. Iya, jadi benar jika masalah adalah fase dari sebuah proses belajar untuk menghadapi ujian dan naik kelas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STORY MY WORD

TUGASKU Tugasku hanya berbuat sebaik mungkin. Jika caa dan hasilnya tak memuaskan dan salah di mata orang lain, aku bisa apa? Aku buk...