Selasa, 17 April 2018

STORY MY WORD


PADA TITIKMU

"Aku tidak benar-benar pergi, aku masih ada di sudut lelahmu. Aku hanya ingin sederhana, ketika aku mampu mengembalikan semua kesemula. Kembali keawal cerita saat keadaan masih milikmu. Dan aku ingin membuktikan hipotesa siapa yang diakuratkan kebenarannya."

Jangan tanyakan rasaku, proyek menghapus biasa dalam 21 hari tak mudah untukku. Aku benar-benar memulai semua dari awal cerita. Aku menjadi aku yang asing dengan semua yang kujalani. Aku yang lebih memilih berteman sepi dalam sendiri. Dan aku adalah aku yang nampak egois dengan langkah berteman sepi.
Aku tak mungkin memilih atau bahkan kembali keawal cerita. Aku telah memulai tak mungkin berniat mengakhiri sebelum akhir yang ku batasi. Aku tahu, ternyata kau masih pada titikmu. Aku yang terkesan meninggalkanmu. Semua pilihanku, aku tak mungkin mengusik setiap detail cerita yang seharusnya bermakna untukmu. Aku tak mungkin menarikmu ke dalam kisah semu penuh tafsir palsuku.
Aku tak mungkin menjebakmu dalam kisah yang seharusnya tak ada dirimu disana. Aku akan ada, tapi tidak menjadi bayangmu. Aku akan ada tapi tidak dengan semua biasaku, aku ada tidak lagi untuk merepotkanmu. Aku beranikan berjalan sendiri berteman sepi.
Toh untuk banyak hal kau sudah mengajariku arti berani menghadapi. Toh, tak ada mahluk Allah yang harus aku hindari lagi untuk menyelamatkan rasa dihati. Aku rasa sudah saatnya aku menjalankan amanah bapak. Sudah saatnya aku jalan dengan kedua langkah kakiku, menghadapi dunia dengan privasiku menyimpan semua lelahku dalam doa dan ketakutan yang mewujud mimpi.
Rasanya berat untukku, tapi aku tak mau pilihan lain. Aku harus berjalan, aku harus lanjutkan cerita yang lalu harus disudahi. Aku akan menjadi aku dengan aku yang sepi dan sendiri. Melangkah penuh makna dalam gores inspirasi yang lebih nyata. Aku simpan marah, lelah dan canggungku. Aku simpan sejuta cerita yang pernah terukir. Aku tak tahu, tak perlu waktu lama akan kau dapatkan apa yang kau impikan. Akan kau gantikan aku pada posisi itu. Dan dia tak akan merepotkanmu melebihi aku merepotkanmu dari segala sudut.
Nyatanya aku kalah dari cerita, aku terkalahkan lelah tersebab planet dari galaxy lain yang membuatku tak mampu terdiam membisu. Aku masih membutuhkanmu pada galaxyku. Aku menyerah dan mengaku kalah, usahaku menghapus biasa dalam 21 hari telah gagal. Aku akui aku kalah dari jalan cerita yang kumulai. Aku berhenti, tapi jangan salah aku tak menghapus biasa pada apa yang tercipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STORY MY WORD

TUGASKU Tugasku hanya berbuat sebaik mungkin. Jika caa dan hasilnya tak memuaskan dan salah di mata orang lain, aku bisa apa? Aku buk...